Deliserdang,telusurSUMUT.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Deliserdang Dr Saripuddin Daulay bersama tim mengunjungi ke rumah sakit tempat para santri/santriwati serta guru diduga korban keracunan usai makan nasi bungkus setelah usai Pelaksana Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Lubukpakam.
Saripuddin Daulay didampingi Kasi Pakis Kemenag Deliserdang H.Muhammad Qodri Syah Hsb, M.Ag menjelaskan santri yang diduga keracunan makanan setelah di rawat di beberapa rumah sakit di Deliserdang sejak Kamis (22/10/2026) sudah membaik bahkan ada yang sudah diperbolehkan pulang untuk pemulihan di pondok pesantren masing-masing.
“Alhamdulillah dari hasil kunjungan kami para santri diduga korban keracunan makanan sudah membaik bahkan sudah ada yang diperbolehkan pulang “jelas Saripuddin Daulay, Sabtu (24/10/2026).
Sementara kunjungan pada santri yang dilakukan tim Kemenag bersama Pemkab Deliserdang bentuk tanggungjawab pemerintah terhadap korban.
Kejadian naas ini juga sudah berkoordinasi dan melaporkan ke pak kakanwil pada hari jumat, usai mengunjungi para santri ke RS sufi sehat di desa saintis, Percut Sei Tuan.”tambahnya.
“Kemenag Deliserdang dengan Pemkab Deliserdang yang diwakili Kabag Kesra sebagai wujud keprihatinan dan bentuk tanggungjawab atas semua yang terjadi”jelas Saripuddin.
Musibah ini juga lanjutnya termasuk
takdir Allah SWT yang harus diterima dengan penuh keikhlasan. ”Tidak ada seorangpun yang mau seperti ini,” paparnya.
Para orang tua santri yang kami jumpai dikesempatan tersebut menurutnya juga mengucapkan hal yang sama, ”bahwa ini semua musibah yang tidak ada satupun dari kita menginginkannya, tapi itulah takdir, yang harus kita terima”, ujarnya.
Oleh karena itu, sinergitas Pemkab Deliserdang, Kemenag, dan Pimpinan Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deliserdang pada HSN 2026 tingkat Provinsi yang dipusatkan di Kabupaten Deliserdang dilandasi dengan semangat dan niat tulus untuk menyukseskan perayaan ulang tahun para santri, yang diisi dengan upacara khidmat serta berbagai penampilan atraksi dari para santri dan santriwati.
Pimpinan Pesantren yang diwakili oleh Badan Silaturrahmi Pesantren Sumatera Utara (BSPSU) Kabupaten Deliserdang bersama Kemenag Deliserdang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Deliserdang (khususnya Bagian Kesra) yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh kebutuhan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional tahun 2026 tingkat provinsi, termasuk penyediaan makan siang berupa nasi bungkus bagi seluruh peserta upacara yang terdaftar sebanyak 2.003 orang.
Terjadi dinamika di luar dugaan,dari ribuan porsi nasi bungkus yang dibagikan, terdapat 57 orang santri/santriwati/ustadz/ustadzah yang mengalami gejala dan didiagnosa mengalami gangguan pencernaan/dugaan keracunan makanan.
Kejadian ini sungguh tidak diinginkan oleh pihak manapun dan tidak ada unsur kesengajaan sedikit pun.
Sekali lagi hal ini merupakan ujian dan ketentuan dari Allah SWT.Bentuk ikhtiar dan tanggung jawab penuh panitia bersama Pemerintah Kabupaten Deliserdang adalah, terus menangani recovery/pemulihan kesehatan para santri sesegera dan semaksimal mungkin hingga pulih total.
Membuka jalur komunikasi aktif dan persuasif dengan para Pimpinan Pesantren terkait, sehingga dicapai jalan keluar terbaik demi kebaikan bersama dan kenyamanan santri beserta keluarga.”jelasnya.(hrp)














