Jakarta.telusurSUMUT.com-Gerakan Aktivis Perubahan Padang Lawas Utara (GAPP) Jakarta, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Pj Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara karena diduga korupsi pengguna dana desa.
Hal ini disampaikan pada saat aksi unjuk rasa ratusan massa GAPP di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (3/7).
“Kami punya data terkait dana desa yang dijadikan sapi perah dan dikorupsi secara masal pada masa kepemimpinan PJ Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara,,” pungkas Koordinator Aksi, Alim Sofian Ritonga.
Ia menyampaikan, dana desa dijadikan oleh oknmu pemerintah daerah Paluta dengan berbagai dalih kegiatan pelatihan agar dana tersebut dapat dipotong oleh oknum-oknum pejabat Kabupaten Paluta.
Menurutnya, dugaan penyalahgunaan keuangan negara tersebut menghambat kemajuan daerah dan pertembuhan ekonomi serta pembangunan SDM masyarakat Paluta. Khususnya bidang pendidikan dan kesehatan di Paluta.
“Anggaran daerah ini justru dikorupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin memperkaya diri.” pungkasnya.
Lebih lanjut dijelaskan menganggap penting KPK perlu turun ke Kabupaten Paluta mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dan menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam melakukan penggelapan keuangan negara diduga berlangsung secara berjamaah dan sistemik di daerah tersebut”tandasnya. (Hrp)
Teks foto.ist














