TelusurSUMUT.com– Unit Markas Polairud Kabupaten Batu Bara bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat (dumas) terkait insiden kecelakaan laut yang menimpa seorang nelayan di perairan Kuala Indah pada Rabu (22/4/2026) lalu.
Pengaduan disampaikan oleh korban, Nanda Gunawan (22), yang mengaku sampannya karam setelah diduga ditabrak kapal penangkap ikan jenis pukat apung di perairan sekitar dua mil dari daratan, tepatnya di kawasan Jermal 4.
Menanggapi laporan tersebut, pihak Polairud segera melakukan langkah awal berupa pengumpulan keterangan serta penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Koordinasi juga dilakukan dengan kelompok nelayan dan pihak terkait, termasuk yang beroperasi di wilayah perairan Asahan.
Kanit Markas Airud Batu Bara, IBDA Handrico P. Kaban, SH., MH, menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan tugas dan fungsi kepolisian meskipun laporan yang diterima masih bersifat pengaduan masyarakat dan belum menjadi laporan resmi.
“Kami telah menerima dumas dari korban dan saat ini sedang melakukan penelusuran serta koordinasi dengan pihak terkait. Proses ini membutuhkan waktu, mengingat lokasi kejadian di laut serta keterbatasan saksi dan bukti di lapangan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat nelayan, khususnya di wilayah Kuala Indah, untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan di luar hukum.
“Kami meminta masyarakat untuk menahan diri dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Setiap informasi yang berkaitan dengan kejadian ini sangat kami harapkan untuk membantu proses penyelidikan,” tambahnya.
Dalam insiden tersebut, korban diketahui selamat setelah berenang selama kurang lebih satu jam menuju sampan rekannya. Namun, ia mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp25 juta akibat sampan karam serta hilangnya alat tangkap, termasuk komponen pelampung jaring yang oleh nelayan setempat dikenal sebagai “tombol kopi”.
Hingga saat ini, pihak Polairud masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas kapal yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.













