TelusurSUMUT.com- Kondisi jalan di Desa Brohol, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, kini kian memprihatinkan. Jalan yang telah berstatus sebagai jalan kabupaten tersebut diduga mengalami kerusakan parah akibat aktivitas kendaraan bermuatan berat milik PT Mario Kasih Mega Mandiri (MKMM), sebuah pabrik kelapa sawit yang beroperasi di wilayah desa tersebut. Rabu, 24/12.
Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan yang setiap hari dilalui truk-truk pengangkut buah sawit bermuatan puluhan ton itu mengalami kerusakan serius. Padahal, berdasarkan ketentuan yang berlaku, jalan tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 8 ton.
Ketua Tim Relawan Basis, Muhammad Bayu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai kerusakan jalan terjadi karena tidak dipatuhinya kesepakatan awal antara perusahaan dan masyarakat.
“Peraturannya sudah jelas, jalan ini tidak boleh dilalui kendaraan dengan muatan berat. Bahkan saat pembangunan jalan dulu, ada komitmen bahwa kendaraan yang melintas hanya sebatas Colt Diesel. Namun faktanya, truk bermuatan puluhan ton tetap melintas, sehingga jalan menjadi hancur,” ujar Bayu.
Akibat kerusakan tersebut, masyarakat Desa Brohol harus menghadapi kondisi lingkungan yang tidak nyaman. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur, sementara di musim kemarau warga harus berhadapan dengan debu tebal yang beterbangan, meskipun sesekali dilakukan penyiraman.
Bayu juga mengaku telah melayangkan surat resmi kepada pihak PT MKMM terkait persoalan ini. Namun hingga kini, belum terlihat adanya perubahan yang berarti.
“Saya sudah menyurati pihak perusahaan, tetapi tidak ada respons nyata. Bahkan intensitas kendaraan yang melintas justru semakin sering,” tambahnya.
Masyarakat berharap agar persoalan ini mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah, demi kenyamanan dan keselamatan warga Desa Brohol khususnya, serta masyarakat Kabupaten Batu Bara pada umumnya.













