Kepala Desa Medang Kecewakan Warga Terkait Sengketa Tanah, Kasus Hampir 6 Tahun Tak Kunjung Selesai

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

TelusurSUMUT.com— Sikap Kepala Desa Medang Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, menuai kekecewaan dari masyarakat Dusun Tangkahan dan Dusun Teluk Baru. Pasalnya, persoalan tanah yang sudah berlarut hampir enam tahun lamanya belum juga menemukan titik penyelesaian yang jelas.

Masyarakat merasa diabaikan dan tidak mendapatkan keadilan atas hak mereka. Untuk mencari jalan keluar, permasalahan ini akhirnya dibawa ke kantor Camat Medang Deras pada Kamis (02/10/25).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Medang Deras, Syahrizal, S.H, serta turut dihadiri oleh pihak kepolisian dari Polsek Medang Deras.

Dalam musyawarah tersebut, warga menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap sikap Kepala Desa yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat. Mereka menilai kepala desa seakan tidak serius menyelesaikan sengketa tanah yang menjadi sumber keresahan bertahun-tahun.

“Sudah hampir enam tahun masalah ini berlarut, tapi tidak ada kepastian. Kami masyarakat hanya ingin keadilan,” ujar Abdi Ikhsan Saragi salah satu perwakilan warga.

Camat Medang Deras, Syahrizal, S.H., dalam kesempatan itu meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menjunjung tinggi musyawarah demi tercapainya solusi yang adil. Sementara pihak kepolisian menegaskan akan mengawal jalannya proses agar tetap kondusif.

Masyarakat berharap agar pemerintah desa, kecamatan, hingga aparat penegak hukum dapat memberikan keputusan yang jelas dan berpihak kepada kebenaran, sehingga masalah tanah yang berlarut-larut ini tidak lagi menjadi beban bagi warga Dusun Tangkahan dan Dusun Teluk Baru.

Baca Juga:  Banjir Merendam Rumah Warga, Pj. Bupati Batubara Tetapkan Status Tanggap Darurat

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional
Minim Papan Informasi, Pembangunan Fasilitas YAPI Sipare-Pare Disorot, Formasib Minta Klarifikasi dan Transparansi Anggaran
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional

Berita Terbaru