TelusurSUMUT.com – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM resmi membuka pendaftaran Program Magang INALUM 2026. Program ini menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung di industri strategis nasional.
Program yang berlangsung selama 3 bulan, mulai 24 Agustus hingga 20 November 2026 ini, menjadi salah satu upaya INALUM sebagai anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID dalam menyiapkan talenta muda yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.
Dalam rilis yang diterima, Kamis (24/7/2026), peserta magang akan ditempatkan sesuai bidang keilmuan masing-masing. Mereka akan terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan, memahami proses bisnis, serta dibimbing langsung oleh para profesional di lingkungan perusahaan aluminium terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia.
Fokus pada Kompetensi Teknis dan Soft Skill
INALUM menyebut program ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan soft skill profesional.
“Sebagai bagian dari Grup MIND ID, INALUM berkomitmen membangun ekosistem talenta unggul. Melalui magang ini kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang memberi nilai tambah, baik dari sisi kompetensi teknis maupun karakter profesional. Harapannya, peserta membawa pulang wawasan tentang industri aluminium nasional untuk berkontribusi pada pembangunan Indonesia,” ujar Kusnandar D. Sartono, Kepala Grup Human Capital PT INALUM (Persero).
Pendaftaran Gratis, Waspada Penipuan
Pendaftaran Program Magang INALUM 2026 dibuka hingga 1 Agustus 2026. Calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui platform resmi Magentaku.id atau melalui tautan inlm.me.
INALUM menegaskan seluruh proses seleksi dan pelaksanaan magang tidak dipungut biaya. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan INALUM untuk penipuan. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.
Dengan program ini, INALUM berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami dunia kerja, tetapi juga siap menjadi bagian dari penguatan industri nasional, khususnya sektor aluminium.














