Hari Keempat Pencarian Nelayan Hilang di Batu Bara, Keluarga Berharap Segera Ditemukan

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TelusurSUMUT.com – Upaya pencarian terhadap Nazariddin (38), nelayan asal Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Hingga Senin (9/3/2026), korban yang dilaporkan hilang saat mencari kepah di perairan Kuala Pagurawan sejak Kamis (5/3/2026) lalu, belum juga ditemukan.

Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Handrico Kaban, menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu proses pencarian dengan mengerahkan lima personel sejak laporan kehilangan diterima.

“Sebanyak lima personel Polairud Batu Bara dikerahkan untuk membantu pencarian sejak korban dilaporkan hilang. Pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi awal korban dilaporkan hilang hingga ke arah laut,” kata Handrico.

Ia menjelaskan, pencarian dilakukan dengan berbagai cara. Selain menggunakan perahu untuk menyisir perairan, tim juga menelusuri kawasan muara secara manual saat air surut.

Menurutnya, kondisi air surut memungkinkan personel berjalan kaki di dasar perairan yang terlihat, sehingga area pencarian dapat diperluas bersama tim SAR gabungan.

“Saat air surut, dasar perairan terlihat sehingga anggota bisa menelusuri area tersebut untuk mencari korban,” jelasnya.
Di sisi lain, keluarga korban hanya bisa menunggu dengan penuh harap. Amri, ayah Nazariddin, mengatakan pihak keluarga berharap korban segera ditemukan agar dapat dimakamkan dengan layak.

“Semoga segera ditemukan. Walaupun dalam kondisi meninggal, kami berharap jasadnya bisa segera dimakamkan. Kasihan istri dan anaknya yang masih menunggu,” ujar Amri.

Ia menambahkan, pihak keluarga juga telah mempersiapkan rencana tahlilan di rumah adik korban. Hal ini dilakukan karena Nazariddin selama ini tinggal di rumah kontrakan.

“Kami sudah pasrah dan berencana menggelar tahlilan di rumah adiknya, karena selama ini korban tinggal di rumah kontrakan,” katanya.

Baca Juga:  Desa Aras Sabet Piala Bergilir Kapolsek Air Putih Usai Kalahkan 17 Tim Lain

Amri juga sempat menerima informasi mengenai adanya temuan mayat di kawasan Kuala Indah. Namun setelah diperiksa oleh keluarga, kabar tersebut ternyata tidak benar.

“Sempat dengar kabar ada mayat di Kuala Indah. Setelah dicek oleh abang korban, ternyata tidak ada. Kami berharap korban bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional
Minim Papan Informasi, Pembangunan Fasilitas YAPI Sipare-Pare Disorot, Formasib Minta Klarifikasi dan Transparansi Anggaran
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional

Berita Terbaru