TelusurSUMUT.com– Dalam balutan cahaya Idul Fitri yang masih berpendar, Laskar Melayu Batu Bara (LMB) menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai ruang untuk menautkan kembali benang-benang silaturrahmi yang sempat terurai oleh waktu. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (29/03/2026) dengan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Di tengah semilir angin budaya serta harum tradisi Melayu yang tak lekang oleh zaman, momentum ini menjadi panggung kebersamaan. Para anggota dan pengurus LMB saling bersapa, berjabat tangan, serta membuka lembaran baru dengan saling memaafkan, mempererat kembali tali persaudaraan dalam satu nafas kebersamaan.

Dato’ Laksamana Setia Diraja, Riansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan menjadi jembatan hati yang menghubungkan kasih dan persatuan antar sesama.
“Silaturrahmi ini ibarat anyaman yang menguatkan kita. Jika satu helai terputus, maka rapuhlah keseluruhannya. Maka mari kita rajut kembali dengan keikhlasan dan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Laskar Melayu Batu Bara, Abdul Kholid Zailani, menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada persatuan serta komitmen dalam menjaga marwah adat dan budaya Melayu.
“Dalam kebersamaan ini, kita bukan hanya berkumpul, tetapi juga meneguhkan jati diri. Melayu takkan hilang di bumi, selama kita menjaga adat dan persaudaraan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Laskar Melayu Batu Bara berharap semangat kebersamaan terus terjaga dan menjadi lentera yang menerangi langkah menuju Kabupaten Batu Bara yang lebih bersatu, berbudaya, dan bermartabat.
Sebagai penutup yang sarat makna, suasana Halal Bihalal semakin hangat dengan pantun penuh pesan kebersamaan:
Burung merpati terbang ke rawa,
Hinggap sebentar di dahan meranti.
Usai lebaran kita bersua,
Salah dan khilaf mari kita ampuni.














