Paluta, TelusurSUMUT.com – Kelak jika dipercaya masyarakat Padang Lawas Utara (Paluta) sebagai pemimpin pada Pilkada 2024. Hamsiruddin Siregar berniat akan kembali membangkitkan kejayaan kelapa Padang Bolak, yang dulunya tersohor dan banyak di jual di poken-poken (pasar) diwilayah eks Tapanuli bagian selatan (Tabagsel).
“Kelapa Padang Bolak salah satu sumber kehidupan masyarakat daerah Padang Bolak, selain untuk kepentingan bahan masakan di dapur juga ini dibuat masyarakat sebagai pembuatan minyak goreng dengan cara di tanak,” Kata Ketua Umum DPP ParPaluta Hamsiruddin Siregar saat bernostalgia waktu marpoken di pasar Siatcimum Kecamatan Halongonan Paluta, didampingi host bincang tipis-tipis Erman Tale Daulay baru-baru ini.
Menurut Hamsir kejayaan kelapa Padang Bolak ini tidak hanya sekitar eks Tabagsel tetapi sampai ke daerah Labuhan Batu Raya dan daerah lainnya. Sebab, kenapa tersohor Kelapa ini, dulunya selain pertanian juga kelapa ini banyak ditanam masyarakat sehingga tumbuh subur di Padang Bolak ini, jelas Bos RCM Grup ini.
Ia juga sempat mengenang waktu sekolah dengan kelapa ini. Dimana waktu sekolah di sipirok, ia kos atau kalau bahasa kampung “Mardagang”. Setiap pulang sekali satu bulan dari sipiriok mengambil belanja ke rumahnya Desa Naga Saribu, dibawakan orangtuanya kelapa untuk bekal selama satu bulan.
“Jadi kita bawa beras, kelapa dan keperluan lainnya, cara membawa kelapa ini semua dibawa dengan cara dipundak berjalan beberapa kilometer,” Jadi terpaksa kita porsan (pundak) baik beras dan kelapa serta lainnya kurang lebih 8 kilometer hingga sampai ke jalan raya,” ucap Hamsiruddin pengusaha sukses bidang properti ini.
Intinya kata dia, pohon kepala ini sangat perlu dikembangkan kembali di Paluta sebagai sumber mata pencaharian sebab lahannya juga sangat banyak di Puluta dan alam Padang Bolak sangat cocok di tanam Kelapa dibandingkan lainnya.
Sementara pedagang kelapa boru Regar di pasar Siatcimun mengaku kondisi kelapa Padang Bolak sudah mulai punah hingga saat ini. Menurutnya tidak lain warga beralih menanam kelapa sawit. Sangkin sedikitnya buah kelapa di Padang Bolak terpaksa di datangkan dari luar Padang Bolak untuk mencukupi kebutuhan kelapa masyarakat.
Dengan niatan Hamsiruddin Siregar ingin mengembalikan kejayaan kelapa Padang Bolak ini tentu kita mendukung dan bersyukur. Ternyata masih ada sosok pemimpin yang peduli hal-hal sedemikian.
Tentu ia berharap tidak hanya buah kelapa, sektor pertanian lainnya juga dibangkitkan di Paluta ini, sehingga sektor pertanian kembali berjaya seperti sebelumnya,”paparnya.(hrp)














