TelusurSUMUT.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara memberikan apresiasi atas peran aktif para pemuda melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lalang dalam menghidupkan kembali objek wisata bahari Pantai Sujono. kamis, 26/3.
Upaya revitalisasi ini tidak terlepas dari koordinasi dan komunikasi yang baik antara Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Batu Bara dengan berbagai pihak terkait. Hasilnya, penataan kembali kawasan wisata tersebut kini dinilai cukup memuaskan dan mulai menarik minat wisatawan.
Ketua BUMDes Desa Lalang, Ok Irwansyah, bersama para pemuda setempat menjadi motor penggerak dalam pembenahan Pantai Sujono yang sebelumnya sempat terbengkalai dan kurang terurus. Berkat kerja keras, kreativitas, serta ide-ide inovatif yang mereka hadirkan, kawasan wisata yang juga dikenal sebagai Pantai Perjuangan ini kini tampil lebih tertata dan nyaman dikunjungi.
Keberhasilan tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan atas semangat gotong royong dan kepedulian pemuda dalam memajukan potensi wisata lokal.

Pantai Sujono yang terletak di ujung Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, kini mampu menarik perhatian pengunjung, baik dari dalam daerah maupun luar kota. Selain keindahan alam berupa hamparan pasir putih dan deburan ombak yang tenang, kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas serta kuliner yang terjangkau bagi masyarakat
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Medang Deras Siswiko Mulyadi, S.H turut menanggapi informasi yang beredar di media sosial terkait tarif masuk kawasan wisata tersebut. Ia menilai, sejumlah informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar.
“Saya melihat ada informasi yang kurang tepat di media sosial terkait pengelolaan wisata ini. Untuk itu, saya ingin meluruskan bahwa harga tiket masuk tergolong terjangkau,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tarif masuk hanya Rp10.000 per orang. Untuk kendaraan minibus dikenakan biaya Rp50.000 tanpa melihat jumlah penumpang, sementara bus ukuran sedang dikenakan Rp100.000 meskipun membawa lebih dari 10 penumpang. Jika jumlah penumpang hanya dua hingga tiga orang, maka tetap dihitung per orang.

Adapun rombongan yang menggunakan truk jenis colt diesel dikenakan tarif Rp100.000 tanpa perhitungan per orang. Sementara biaya parkir dinilai cukup standar, yakni Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp10.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.
Dengan penataan yang terus dilakukan serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, Pantai Sujono diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Batu Bara, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Sedikit saran yang dilontarkan oleh Siswiko Mulyadi S.H selaku sekretaris PAC Pemuda Pancasila Medang Deras bagi teman” media yang mengangkat berita negatif terkait tempat wisata pantai sujuno di desa lalang agar dapat pergi bertamasya atau liburan bersama keluarga agar dapat mengetahui akomodasi wisata. tutup Siswiko.














