TelusurSUMUT.com– Penantian panjang masyarakat Desa Brohol, Kecamatan Sei Suka, untuk memiliki Tempat Pemakaman Umum (TPU) akhirnya terwujud. Di masa kepemimpinan Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, lahan seluas 3 hektar kini resmi menjadi fasilitas umum yang diperuntukkan bagi kepentingan seluruh masyarakat desa. Selasa, 31/3.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari perjuangan dan kekompakan masyarakat Desa Brohol yang selama ini menginginkan ketersediaan lahan pemakaman yang layak. Upaya tersebut akhirnya menemukan titik terang berkat mediasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Ketua Serikat Tolong Menolong (STM) Islam Desa Brohol, Rudianto simanjuntak, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terwujudnya harapan masyarakat tersebut.
“Apa yang kami peroleh saat ini tidak lepas dari mediasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Bapak Bupati H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang akhirnya terjawab di masa kepemimpinan saat ini.
“Apresiasi kami setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati, karena sudah sekian lama hal ini kami upayakan, dan pada kepemimpinan beliau akhirnya dapat terwujud,” sambung Rudi.
Lahan seluas 3 hektar tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai Tempat Pemakaman Umum bagi masyarakat Muslim dan Nasrani Desa Brohol. Selain itu, kawasan tersebut juga direncanakan untuk mendukung berbagai fasilitas umum lainnya yang bermanfaat bagi warga.
Senada dengan itu, Ketua Serikat Tolong Menolong (STM) Kristen Desa Brohol, Oskar Panjaitan, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan lahan tersebut secara bersama sama.
“Sudah seharusnya masyarakat Desa Brohol memanfaatkan lahan ini untuk kepentingan bersama serta menjadikannya sebagai warisan berharga bagi anak cucu kita di masa depan,” pesannya.
Dengan terealisasinya lahan TPU ini, diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan, toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan pelayanan sosial di tengah masyarakat Desa Brohol. “ungkap Rudi”.














