Disebutkan Program Pompanisasi Kementan Tak Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Ketua Umum KTNA

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.telusurSUMUT.com-Program pompanisasi pada lahan persawahan yang gencar digelar Kementerian Pertanian (Kementan) RI.Menurut Kantor Staf Presiden (KSP) melalui Deputi III KSP Edy Priyono menerangkan ada kekhawatiran tidak tepat sasaran, ini penjelasan Ketua Kontak Tani Nelayan dan Andalan (KTNA) Nasional, M Yadi Sofyan Noor.

Kata dia, program pompanisasi lahan persawahan tersebut merupakan upaya nyata dari pemerintah dalam menjaga pangan dan petani agar terus berproduksi.

“Program pompanisasi merupakan solusi cepat yang ditawarkan di waktu yang tepat.
Terlebih saat ini hampir semua sentra tengah dilanda kekeringan panjang yang bisa mengakibatkan gagal panen”kata Ketua Umum KTNA M Yadi Sofyan Noor pada wartawan, Senin (5/8).

Lebih jauh dijelaskan M Yadi Sofyan Noor, tujuan program pompanisasi ini memang untuk pengairan tanaman padi di musim kemarau.

Dengan adanya pompanisasi maka sawah- sawah tadah hujan tetap produktif, sehingga peningkatan produksi padi terus berjalan.

Ia juga menjelaskan pompa yang digunakan petani untuk sawah, setelah sawah basah, kemudian digunakan tanaman hortikultura tidak ada salahnya. Tetapi yang prioritas pompanisasi untuk sawah. Tapi begitu urusan air sawah beres, boleh juga petani menggunakan untuk tanaman yang masih lingkup Kementan” pungkasnya.

Klarifikasi juga disampaikan Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo bahwa terkait pompa air yang digunakan di Desa Balesari,Kecamatan Bansari dinyatakan salah sasaran, kami sampaikan bahwa unit pompa air merupakan bantuan APBD Provinsi Jawa Tengah tahun 2024, sudah sesuai peruntukannya dan digunakan untuk mendukung pengembangan food estate, bukan merupakan bantuan pompa air,mendukung program perluasan areal tanam padi (PAT).

Berkaitan dengan PAT tahun 2024, Kabupaten Temanggung mendapatkan pompa air sebanyak 29 unit.

Maka berdasarkan hal diatas, Kecamatan Bansari bukan menjadi sasaran PAT di Kabupaten Temanggung tahun 2024, karena merupakan kawasan hortikultura khususnya cabai,dalam rangka mendukung upaya pengendalian inflasi”terangnya.

Baca Juga:  Inalum Soroti Pentingnya Pasokan Gas Stabil di Forum PIPES 2025

Sebelumnya Kantor Staf Presiden (KSP) Deputi III KSP Edy Priyono
menyampaikan kekhawatirannya terhadap program pompanisasi lahan sawah yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) tidak tepat sasaran.

Pasalnya,itu bermula, ketika ia bersama tim-nya sedang melakukan kunjungan ke Kecamatan Bansari, Temanggung yang merupakan dataran tinggi. Katanya, di daerah itu tidak ada sawah, melainkan lahan itu banyak ditanami komoditas hortikultura seperti cabai, tembakau, dan lain sebagainya.

“Tidak ada sawah di situ, karena yang banyak ditanami itu adalah komoditas hortikultura seperti cabai, tembakau, dan lain-lain. Tapi mendapatkan jatah pompa,” ujarnya.(hrp)

Teks foto.ist
Ketua Umum KTNA M Yadi Sofyan Noor

Berita Terkait

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
DPD AKSI Sumatera Utara Perkuat Sinergitas dengan Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Suarakan Aspirasi Desa kepada Pemerintah Pusat
PT MNA Salurkan Bantuan Komputer untuk Madrasah Diniyah Awaliyah, Wujud Nyata Dukungan terhadap Pendidikan di Kuala Indah
Grand Opening TITIK NEMU COFFE Diwarnai Santunan Anak Yatim, Wujud Syukur dan Harapan Meraih Keberkahan
Ketua AKSI Sumut Tegaskan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:36 WIB

“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:07 WIB

Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:45 WIB

DPD AKSI Sumatera Utara Perkuat Sinergitas dengan Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Suarakan Aspirasi Desa kepada Pemerintah Pusat

Berita Terbaru