Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TelusurSUMUT.com– Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (DPD AKSI) Sumatera Utara, Wahid Iskandar Barus, M.Pd, menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kepala desa di Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Menurut Wahid Iskandar Barus, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional yang dimulai dari desa. Keberadaan koperasi tidak hanya menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Desa merupakan fondasi utama pembangunan Indonesia. Ketika ekonomi desa tumbuh kuat melalui koperasi yang sehat, profesional, dan dikelola secara transparan, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh kepala desa di Sumatera Utara untuk bersama sama mengawal dan menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai sentra ekonomi desa,” ujar Wahid Iskandar Barus.

Ia menjelaskan bahwa gerakan penguatan koperasi memiliki landasan konstitusional yang kuat. Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Amanat tersebut kemudian diperkuat melalui Undang Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, yang menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.

Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang menginstruksikan kementerian, lembaga, pemerintah daerah hingga pemerintah desa untuk bersinergi mempercepat pembentukan dan penguatan koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi berbasis desa.

Baca Juga:  Nelayan Karam Diduga Ditabrak Kapal Pukat Apung di Perairan Kuala Indah

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan terbentuknya sekitar 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Koperasi koperasi tersebut diharapkan menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, pemasaran hasil pertanian, perikanan dan UMKM, layanan logistik, pergudangan, pembiayaan, hingga pengembangan usaha produktif lainnya sesuai dengan potensi lokal masing-masing desa.

Wahid menilai kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap pembangunan dari desa sebagaimana cita cita pemerataan ekonomi nasional. Menurutnya, kepala desa memiliki peran sentral sebagai motor penggerak pembangunan, sehingga diperlukan komitmen, integritas, serta tata kelola yang akuntabel agar koperasi mampu berkembang secara sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami optimistis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi instrumen transformasi ekonomi pedesaan. Namun, keberhasilannya membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepala desa, BPD, pendamping desa, pelaku UMKM, hingga masyarakat. Koperasi harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan anggota,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD AKSI Sumut tersebut mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap setiap tahapan implementasi program pemerintah. Ia mengingatkan bahwa membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat tidak dapat diwujudkan secara instan, melainkan memerlukan proses, konsistensi, dan kolaborasi seluruh pihak.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersabar dan terus memberikan kepercayaan kepada pemerintah dalam menjalankan program strategis nasional ini. Setiap perubahan besar membutuhkan waktu untuk menghasilkan manfaat yang optimal. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita yakin pembangunan yang dimulai dari desa akan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Wahid Iskandar Barus menegaskan bahwa DPD AKSI Sumatera Utara siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam melakukan pendampingan, edukasi, serta penguatan kapasitas kepala desa agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih benar-benar menjadi sentra ekonomi rakyat yang modern, inklusif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Satu Pesawat Rombongan PKB Sumut Berangkat Muktamar Bali

“Ketika desa menjadi kuat, maka daerah akan maju. Ketika daerah maju, Indonesia akan semakin kokoh. Inilah semangat pembangunan yang harus terus kita jaga bersama demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berkeadilan, sejahtera, dan berlandaskan nilai nilai gotong royong,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional
Minim Papan Informasi, Pembangunan Fasilitas YAPI Sipare-Pare Disorot, Formasib Minta Klarifikasi dan Transparansi Anggaran
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa
DPD AKSI Sumatera Utara Perkuat Sinergitas dengan Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Suarakan Aspirasi Desa kepada Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

INALUM Buka Magang 2026, Bidik Mahasiswa Siap Masuk Industri Aluminium Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 09:30 WIB

Minim Papan Informasi, Pembangunan Fasilitas YAPI Sipare-Pare Disorot, Formasib Minta Klarifikasi dan Transparansi Anggaran

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:36 WIB

“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II

Berita Terbaru