TelusurSUMUT.com– Suasana politik di Sumatera Utara semakin memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024. Penjabat Gubernur Sumut, Agus Fatoni, kini dihadapkan pada tuntutan masyarakat untuk mengambil tindakan tegas terhadap Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora Sumut ), yang diduga akan mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati Batubara.
Isu ini memicu gelombang kecaman dari berbagai kalangan, terutama menjelang pelaksanaan PON XXI yang semakin dekat.

Muhammad Syafii, seorang pemuda dari Kuala Tanjung, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai ambisi politik Baharuddin Siagian. Ia menegaskan, “Jika terbukti bahwa Baharuddin Siagian benar-benar mencalonkan diri, maka Bapak PJ Gubernur, Agus Fatoni, harus bertindak cepat dan tegas. Tidak ada tempat bagi pejabat yang lebih mementingkan ambisi pribadi ketimbang tanggung jawabnya terhadap masyarakat.” Jelas Syafii
Menurut Syafi’i, kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Masyarakat menilai bahwa pejabat publik seharusnya menjadi teladan dan fokus pada tugas mereka, bukan terlibat dalam politik pribadi yang dapat mengganggu pelaksanaan acara besar seperti PON.
“Ini adalah momen penting untuk menunjukkan bahwa Sumut memiliki pemimpin yang berani dan tegas,” tambah Syafii.
Agus Fatoni kini menghadapi tantangan besar. Keputusan di tangannya, apakah ia akan berani mengambil langkah tegas untuk memberhentikan Baharuddin Siagian demi menjaga integritas PON XXI, atau membiarkan situasi ini berkembang, yang dapat merugikan dunia olahraga dan masyarakat Sumut.
Masyarakat menanti dengan penuh harap dan kecemasan. “Kami tidak ingin melihat pejabat kami terlibat dalam politik sementara tugas utama mereka terabaikan. Ini adalah waktu untuk bertindak, bukan hanya berbicara,” tegas Syafii.
Dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh media online Deempatbelas.com pada Jumat, 2 Agustus 2024, PJ Gubernur Sumut menyatakan, “Kita bekerja sistem, kita bekerja tim. Jika beliau Baharuddin Siagian mencalon, kita berhentikan dia dari ketua harian dan kadispora. Tentu harus digantikan.”
Syafi’i menambahkan, dengan sorotan tajam dari publik dan seruan untuk keadilan, tindakan cepat dan tegas sangat diperlukan agar Agus Fatoni dapat memenuhi harapan masyarakat. Apakah ia akan menjadi pemimpin yang diharapkan, atau hanya menjadi penonton dalam drama politik yang bisa merugikan banyak pihak, pasti tindakan tegas sangat diperlukan untuk menjaga integritas dan marwah pemerintahan di Sumatera Utara.














