Peran Penting Gen Z dan Milenial Menuju Tatanan Politik Baru Pada Pemilu 2024 Yang Tentram dan Damai

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arya Damanik Mahasiswa Fakultas Hukum Unimal

Arya Damanik Mahasiswa Fakultas Hukum Unimal

Pesta demokrasi 2024 sudah semakin dekat. Tinggal menghitung beberapa hari saja. Pemilihan capres dan cawapres hingga caleg. Pemilihan tersebut menjadi hal yang dinantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pemilu tahun ini semakin menarik karena bertambahnya peserta pemilu dari kelompok usia pemilih muda, yaitu generasi Z dan milenial. Generasi Z dan milenial dikenal sebagai kaum muda yang tumbuh bersama teknologi.

Pemilu 2024 menjadi ajang menunjukkan peran mereka yang semakin berpengaruh, menggugah antusiasme, dan menyuarakan isu-isu politik. Partisipasi mereka dapat memengaruhi arah kebijakan dan isu-isu yang diangkat dalam masyarakat. Hal ini tentunya sangat memberi pengaruh besar pada hasil dari pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 mencapai 204.807.222 pemilih. Sebanyak 66.822.389 atau 33,60 persen pemilih dari generasi milenial. Sedangkan pemilih dari generasi Z adalah sebanyak 46.800.161 pemilih atau sebanyak 22,85 persen. Kedua generasi ini mendominasi pemilih Pemilu 2024, yakni sebanyak 56,45 persen dari total keseluruhan pemilih. Angka tersebut menunjukkan Gen Z dan milenial memiliki potensi untuk membentuk perubahan dan memberikan kontribusi positif dalam pengambilan keputusan.

Menurut Arya Mahasiswa Fakultas Hukum Unimal (foto) masih banyak dari gen Z dan milenial yang menganggap bahwa pesta demokrasi hanya bertujuan untuk kepentingan beberapa golongan. Keputusan untuk golput atau menggunakan hak pilih sebenarnya merupakan hak pribadi setiap individu. Sebagai warga negara, gen Z dan milenial yang sudah cukup umur memiliki kewajiban untuk menyukseskan pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya maka hak pilih tersebut harus dipergunakan dengan sebaik mungkin demi terlaksana demokrasi yang baik.

Sudah jelas partisipasi dalam pemilu di negara yang memiliki sistem demokrasi adalah hak warga negara. Semakin tinggi tingkat partisipasi politik mengindikasikan bahwa masyarakat mengikuti, memahami serta melibatkan diri dalam kegiatan kenegaraan. Sebaliknya rendahnya tingkat partisipasi masyarakat mengidentifikasikan bahwa kurangnya minat dan apresiasi terhadap kegiatan maupun masalah kenagaraan. Oleh karena itu, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Baca Juga:  Malam Puncak HUT ke 17 Kab Batu Bara, Duet Bupati Zahir Ruri Republik Pukau Penonton

Dikenal dengan kecenderungan apatis, Pemilu 2024 tetap menjadi tolok ukur kepercayaan untuk Indonesia masa mendatang. Banyak cara yang telah dilakukan KPU dan paslon Pemilu 2024 untuk menarik perhatian gen Z dan milenial yang tampaknya tidak sia-sia dalam dunia maya maupun nyata. Sebagian dari mereka mampu beropini secara luas melalui dunia digital dan dunia nyata untuk menentukan paslon yang mereka anggap sesuai. Dengan hal ini, diharapkan Pemilu 2024 dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat luas termasuk gen Z dan milenial untuk menentukan nasib Indonesia masa mendatang.

Harapan ini tidak terlepas dalam kepercayaan gen Z dan milenial pada tangan Indonesia pada masa mendatang, dengan harapan pemimpin mampu membawa Indonesia ke Indonesia Emas 2024

Maka, penting bagi generasi muda untuk melek politik dan tidak sekadar secara teoritis. Sebagai kelompok yang mendominasi jumlah pemilih dalam Pemilu 2024, sebenarnya merekalah yang akan menentukan arah bangsa ke depan dengan segala dinamikanya.

Kita berharap kaum muda (Generasi Z dan Intelektual) Indonesia dapat berperan aktif menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini. Momentum Pemilu 2024 sudah seyogianya mendorong anak muda untuk berkiprah melalui peran aktif demi suksesnya pemilu dengab menerapkan asas LUBER JURDIL….Bersama Rakyat Awasi Pemilu.

Penulis adalah Mahasiswa Universitas Malikussaleh

Berita Terkait

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
DPD AKSI Sumatera Utara Perkuat Sinergitas dengan Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Suarakan Aspirasi Desa kepada Pemerintah Pusat
Ketua AKSI Sumut Tegaskan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Desa Aras Sabet Piala Bergilir Kapolsek Air Putih Usai Kalahkan 17 Tim Lain
Batu Bara Peringkat 7 MTQ ke-40 Sumut, Ketua LPTQ: Jadi Motivasi Tingkatkan Pembinaan
Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Resmi Dilantik, Perkuat Peran Adat di Tengah Arus Modernisasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:36 WIB

“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:07 WIB

Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:45 WIB

DPD AKSI Sumatera Utara Perkuat Sinergitas dengan Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Suarakan Aspirasi Desa kepada Pemerintah Pusat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:29 WIB

Ketua AKSI Sumut Tegaskan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Berita Terbaru