Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: H. Maradaman Harahap

Membaca postingan Sdr. Rasyid Pohan di WA Group (RCM Development) beberapa hari yang lalu “Tentang Open Turnamen Sepakbola Cup Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Kabupaten Padang Lawas Utara” dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Republik Indonesia menggugah ingatan dan kenangan saya era tahun 1960–1970 an dimana saat itu masyarakat Padang Bolak sangat gemar melaksanakan sepakbola bahkan sering ada pertandingan pertandingan  persahabatan antar kampung, demikian juga pertandingan antar anakanak-anak usia muda.(12-15 tahun). dan saat itu belum ada Sekolah Sepak Bola (SSB) seperti sekarang ini.

Menurut info yang saya peroleh bahwa saat ini ada beberapa SSB di Padang Lawas Utara dan salah satunya yang aktif adalah SSB Padang Bolak Julu dan sering mengikuti beberapa turnamen bahkan pernah menjadi juara I Paluta Cup U 15 tahun 2025, juara I Piala Soeratin U 13 dan 15 tahun 2025 serta juara II Liga Youth Soccer Labuhan Batu U 16 tahun 2026. Selanjutnya Tim SSB Padang Bolak Julu U-15 pernah mendapat undangan dari MEDAN tgl 26 Desember 2025 untuk mengadakan pertandingan dengan klub papan atas yang ada di Sumatera Utara yaitu PS.Sergai,PSDS Deli Serdang dan PSMS Medan dan hasilnya hanya kalah dari PSMS Medan, (sumber: Ketum Parpajul, Alfian Rusydi Hasibuan).

Hal ini tentu sangat membanggakan masyarakat Paluta. Mengenai sepakbola senior (“mohon maaf mungkin saya salah”) tidak pernah mendapatkan informasi tentang sepakbola senior di Padang Lawas Utara apakah masih eksis seperti ketika masih berstatus kecamatan Padang Bolak sekitar tahun 1960 -1970 an yang prestasi sepakbolanya cukup membanggakan bahkan disegani di wilayah Tapanuli Selatan.

Hal ini berawal dari gairah masyarakat Padang Bolak bermain sepakbola pada waktu itu sehingga pemerintah setempat berinisiatif mengadakan turnamen sepakbola memperebutkan piala Camat Padang Bolak terutama setiap menjelang peringatan hari kemerdekaan dan diikuti oleh beberapa kesebelasan dari berbagai kampung di Padang Bolak termasuk dari Halongonan.

Baca Juga:  Cawagubsu Hasan Sagala Serap Aspirasi Masyarakat Pantailabu

Pertandingannya mulai dari babak penyisihan sampai final diadakan di lapangan sepakbola bawah Gunungtua yang legendaris (saat ini sudah dijadikan sebagai alunalun kota Gunungtua). Disebut legendaris karena lapangan ini merupakan lapangan sepakbola pertama di Gunungtua dan banyak klub ternama di Sumatera Utara pernah bertanding di sini melawan kesebelasan setempat.

Turnamen tersebut melahirkan beberapa pemain hebat yang kemudian direkrut menjadi pemain kesebelasan Padang Bolak dengan nama Persatuan Sepakbola Gunungtua dan Sekitarnya (PSGS) dan dengan pemain-pemain pilihan tersebut, pengurus sepakbola kecamatan Padang Bolak sering mengundang klub dari
luar daerah seperti dari Sibuhuan, Batang Toru dan Padangsidimpuan dan seingat
saya klub2 tersebut tidak pernah menang melawan kesebelasan PSGS.

Selain dari Tapanuli Selatan ada juga kesebelasan dari Rantau Prapat yaitu kesebelasan POSLAB (Persatuan Olah Raga Sepakbola Labuhan Batu) yang waktu itu termasuk 4 besar kesebelasan di Sumatera Utara, dan dari Medan yaitu POP Medan (Persatuan Olah Raga Polisi) anggota klub PSMS yang diperkuat beberapa eks pemain PSMS Medan yang terkenal pada masanya dengan sebutan 3 R yaitu Ramli, Ramlan (kakak-adik) dan Ribut plus Yusuf Siregar.

Pada saat melawan POSLAB dan POP Medan, kesebelasan PSGS mengalami kekalahan bahkan saat menghadapi POP Medan, PSGS merasakan kekalahan telak dan saya ingat betul (ikut menonton) ketika itu setelah beberapa pemain terkenal dari POP (Ramli, Ramlan, Ribut dan Yusuf Siregar).masuk menggantikan pemain lainnya barulah gawang kesebelasan PSGS dihujani/dibobol 8 gol, PSGS hanya bisa membalas satu gol sehingga skor akhir adalah 1 – 8 untuk keunggulan POP Medan.

Ketangguhan PSGS waktu itu mendapat perhatian dari Pemda Kabupaten Tapanuli Selatan dan melalui pengurus PSSI Tapanuli Selatan (PERSITAS) beberapa pemain PSGS direkrut untuk memperkuat PERSITAS (Persatuan Sepakbola Tapanuli Selatan) antara lain Alm. Syawal Siregar, Alm. Rondayan Harahap, Alm. M. Sotar Siregar dan Parlindungan (Lindung) Harahap, beliau-beliau menjadi pemain inti kesebelasan PERSITAS dan merupakan legenda sepakbola Padang Bolak disamping
nama-nama lainny Open Turnamen Sepakbola Cup yang akan diselenggarakan oleh Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Kabupaten Padang Lawas Utara dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Republik Indonesia dan rencananya diadakan di desa Purba Sinomba Kecamatan Padang Bolak (apakah tidak lebih baik dilaksanakan di lapangan sepakbola dalam GOR yang dibangun Pemda Kabupaten Padang Lawas Utara dekat hotel Sapadia atau memang belum bisa digunakan ?).

Baca Juga:  Rakercabsus PDIP Tanjung Balai, Target Menangkan Pilkada Serentak Se Sumut

Namun demikian kita berharap kiranya turnamen tersebut berjalan lancar dan sukses dengan harapan akan muncul pemain-pemain hebat dan terus berlanjut untuk kemudian dibentuk suatu kesebelasan yang akan mengharumkan nama Padang Lawas Utara di kancah persepakbolaan regional maupun nasional.

Untuk mendukung rencana tersebut tentu perlu sponsor atau penyandang dana sehingga pembinaan sepakbola tidak terkendala dengan biaya yang diperlukandan tidak berhenti setelah usai turnamen, oleh karena itu diharapkan dari orang2 Paluta yang sukses dalam usaha baik yang berdomisili di Paluta maupun di perantauan berkenan membantu dan menjadi penyandang dana pembinaan
sepakbola pada khusunya dan olah raga pada umumnya agar Paluta bisa maju dalam bidang olah raga sejajar dengan daerah lain, siapa lagi yang akan peduli dan memajukan daerah kalau bukan Putera daerah Padang Lawas Utara.

Apabila hal itu terlaksana maka diharapkan kesebelasan dari Paluta bisa ikut serta mengikuti pertandingan-pertandingan yang diadakan oleh PSSI tentu saja mulai dari dasar misalnya mendaftar di Liga 4 (Kompetisi kasta keempat/amatir regional/Asosiasi Provinsi) dan selanjutnya meningkat ke liga Nusantara, Championship dan Super Liga. Kita percaya bahwa tidak ada yang mustahil apabila dilakukan dengan sungguh2, kerja keras, modal yang cukup dan doa serta ridlo Yang Maha Kuasa.

Kepada panitia penyelenggara “Selamat melaksanakan Open Turnamen Sepakbola Cup” dan kepada peserta kesebelasan yang ikut berpartisipasi “Selamat bertanding dan jaga sportivitas (bersikap adil, jujur, dan bersedia mengakui keunggulan lawan atau menerima kekalahan”. Semoga sukses. Amin YRA.(*)

Penulis adalah penggemar sepakbola dan pernah menjadi pemain tingkat kampus, tinggal di Jakarta.

Berita Terkait

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
DPD AKSI Sumatera Utara Perkuat Sinergitas dengan Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Suarakan Aspirasi Desa kepada Pemerintah Pusat
Kemenag Deliserdang Gelar Seleksi KUA, Dr H Saripuddin Daulay : Seleksi Mengacu Pada Keputusan Menteri Agama
Wa Ode Nurhayati: MBG Investasi Sosial yang Menggerakkan Ekonomi hingga Pelosok Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:36 WIB

“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:17 WIB

Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:07 WIB

Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru