MEDAN,telusurSUMUT.com-Pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala, jika diberikan amanah masyarakat dan menang di Pilkada Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) pada 27 November 2024 mendatang.
Pihaknya berkomitmen terhadap perkembangan seni dan budaya lokal Sumut.
Penegasan ini disampaikan Bacawagubsu Hasan Basri Sagala saat menghadiri pegelaran pemilu damai yang diinisiasi Art Community Collaboration (ACC) di halaman depan gedung PRSU Jl. Gatot Subroto, Minggu (22/9).
“Komitmen kita, akan kita kembangkan dan sebarluaskan. Kita mesti cinta terhadap seni dan budaya lokal Sumatera Utara. Kita punya banyak seni dan budaya yang bisa dibanggakan,” kata Hasan.
Ia juga mengisahkan, penyebarluasan dan pemajuan seni budaya di Sumut masih belum maksimal. Hal itu ia ketahui kala mendengarkan curahan hati pegiat seni beberapa waktu lalu.
Katanya, baik pihak pemerintah maupun swasta sebenarnya memiliki anggaran pembinaan kemajuan pembangunan sumber daya manusia daerah lewat sektor seni dan budaya.
Hasan menambahkan, para Seniman dan Pemusik yang berkarya secara independen saja bisa maju, apa lagi jika mendapatkan pembinaan dari berbagai pihak. Tentu hal itu berdampak baik bagi perkembangan budaya lokal.”pungkasnya.
Ketua Art Community Collaboration (ACC), Anton Rusly mengaku tak menyangka Cawagubsu Hasan Basri Sagala memperhatikan undangan sederhana mereka.
“Jujur, kami simpati pada sikap kharismatik beliau. Mau mendengar keluhan kami, menghargai usaha kami dan hadir di acara ini. Kami berharap, saat memimpin nantinya, bang Hasan tetap low profile seperti ini dan dalam kebijakan memikirkan nasib seniman dan karya seni di Sumatera Utara,”jawabnya.
Hadir dan aktif dalam pagelaran ini sejumlah Komunitas Seni, Sanggar Budaya SPMI, PSB, FPSS, SEMUT, SEGAN INDONESIA, SEM, PERSATUAN DANGDUT bahkan Komunitas Bersama Keluarga Down Syndrome ( Kombur.DS )
Seperti tatanan di tengah masyarakat, tidak sedikit penggiat seni yang terpinggirkan atau bertahan dengan cara tetap berada di pinggiran.(hrp).














