Jakarta.telusurSUMUT.com-Polemik terkait salam lintas agama yang di fatwakan ijtima Ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah hal yang haram terus menuai pro dan kontra.
Kaum Intelektual muda berharap polemik ini tidak perlu diperpanjang karena ini hanya ucapan sebatas saling menghargai di tengah-tengah negara Indonesia yang majemuk.
“Salam Lintas Agama yang menjadi perdebatan panjang, saya rasa tidak perlu diperpanjang” Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah, (HIMMAH) Saibal Putara, pada wartawan, Minggu (2/6).
Kata dia, ucapan ini hanya lebih pada sebatas toleransi beragama.
Sebab Indonesia ini negara yang majemuk,maka salam lintas agama tidak sampai pada pembahasan soal agama. Tetapi hanya saja untuk saling menghargai antara sesama anak bangsa.”sambungnya.
Maka saya rasa salam lintas beragama ini tidak ada masalah. Oleh karena itu, saya berharap kepada para ulama tokoh-tokoh ormas Islam serta para pihak yang menanggapi terkait lintas agama ini tidak perlu diperpanjang lagi.
Harapan kita sebagai generasi muda, stop polemik ini karena salam lintas agama itu saya menilai tidak sampai pada pembahasan agama tetapi hanya saja untuk saling menghargai dan membangun kerukunan antara umat beragama kemudian mempersatukan kita dalam satu bangsa satu tanah air”tandasnya.(hrp)














