TelusurSUMUT.com– Ribuan ikan ditemukan mati terapung di aliran Sungai Sei Padang yang melintasi kawasan Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Kembali terjadi. Sabtu (30/08/2025) kemarin.
Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan para nelayan yang berkurang penghasilannya penderitaan nelayan masih berlanjut dengan keadaan seperti ini.
Laut yang diharapkan menjadi tumpuan mencari rezeki kini malah tercemar oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab.
Kejadian seperti ini sangat merugikan nelayan, himpitan ekonomi semakin mencekik bagi nelayan yang ada khususnya di kabupaten Batubara.
Hal tersebut disampaikan Muhammad Rinanda selaku ketua HNSI Kabupaten Batubara melalui keterangannya, Minggu (31/08/2025)
Menurut Rinanda, pihaknya mengindikasikan adanya pengaruh limbah perusahaan yang ada di sekitar Desa Lalang, Karena ada salah satu PT pengolahan kelapa sawit yang berjarak hanya sekitar 1 KM dari posisi mengapung nya ikan.
Rinanda berharap, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batubara maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara harus sigap untuk mengevaluasi limbah cair perusahaan perusahaan yang ada di sekitar kuala tanjung.
” Kami selaku nelayan tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini terus berulang, kami akan turunkan ratusan nelayan untuk berunjuk rasa jika pemerintah tidak segera melakukan tindakan nyata,” ungkap Rinanda.














