TelusurSUMUT.com- Dusun Cot Kawat, Kecamatan Sawang, kini menjadi pusat dari sebuah inisiatif penting dalam upaya memerangi stunting, dengan melibatkan KKN Tematik Kelompok 5 dan dukungan ahli gizi dari Puskesmas Sawang. Kamis, 11 Juli 2024 (11/07/2024). Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi seimbang dan memperbaiki sanitasi di wilayah tersebut, guna mengurangi prevalensi stunting yang masih tinggi.
Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 5 bekerja sama dengan ahli gizi dari Puskesmas Sawang serta pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Kegiatan ini meliputi penyuluhan gizi, distribusi makanan bergizi, serta edukasi sanitasi yang layak.
Ketua Kelompok KKN Tematik 5, Al-Qausar, menyatakan bahwa program ini didasarkan pada hasil survei awal yang menunjukkan tingginya angka stunting di Dusun Cot Kawat. “Dengan bimbingan ahli gizi dari Puskesmas Sawang, kami dapat memberikan edukasi yang lebih komprehensif tentang pentingnya gizi seimbang dan sanitasi yang baik,” ujarnya.
Salah satu kegiatan utama adalah penyuluhan kepada ibu-ibu mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola makan yang baik bagi anak-anak. Ahli gizi dari Puskesmas Sawang, Ibu Winda nazira AMD.GZ, memberikan penjelasan mendalam tentang kebutuhan gizi anak dan cara mengoptimalkan asupan nutrisi sehari-hari. “Kami ingin memastikan ibu-ibu paham bagaimana menyediakan makanan bergizi dengan bahan yang tersedia di sekitar mereka,” kata Ibu winda.
Selain fokus pada gizi, kelompok KKN Tematik 5 juga memperhatikan aspek sanitasi dengan memberikan edukasi lingkungan sehat. Dengan lingkungan yang lebih bersih, risiko penyakit yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak dapat dikurangi.
Masyarakat Dusun Cot Kawat menyambut baik upaya ini. Salah satu warga, Ibu Rizannur, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Sekarang kami lebih paham tentang pentingnya gizi seimbang dan sanitasi yang baik,” kata Ibu Rizannur.
Dengan adanya program ini, Dusun Cot Kawat berharap dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Kerjasama antara mahasiswa, ahli gizi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam upaya memerangi stunting di daerah ini.














