Aparat Hukum Harus Tangkap Pelaku Pengrusakan Tempat Ibadah di Sukabumi

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,telusurSUMUT.com-Aparat penegak hukum harus bertindak tegas terkait adanya dugaan pengrusakan tempat Ibadah yang dilakukan sekelompok orang di daerah di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat baru-baru ini.

“Tangkap dan adili pelaku hingga aktor intelektual dibalik pengrusakan dugaan tempat ibadah tersebut, sebab hal ini tidak boleh dibiarkan di negara kesatuan Republik Indonesia”Hal ini ditegaskan Hasan Basri Sagala pada rilis pers yang disampaikan pada wartawan, Senin (30/6).

Hasan Sagala yang juga mantan Kasatkornas Banser 2023-2024 ini mengaku sangat prihatin dengan tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut.
Padahal kita ketahui jika memang ada kesalahan tidak langsung main hakim sendiri, apa lagi ini langsung melakukan pengrusakan”jelasnya.

Untuk itu, sekali lagi kita berharap khususnya pada aparat kepolisian terkait di Sukabumi tindak pelakunya sesuai hukum yang berlaku”terangnya.

Sebab, jika ini terus dibiarkan bisa berdampak buruk pada keberagaman kebebasan beragama yang di jamin oleh undang-undang di negara kesatuan Republik Indonesia” jelas Hasan Sagala yang juga Kader PDI-Perjuangan ini.

Sebelumnya viral di media sosial pada Minggu (29/6/2035),
sekelompok orang diduga membubarkan kegiatan ibadah keagamaan di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Bangunan yang jadi tempat ibadah dirusak massa hingga berantakan.

Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saifulrohman yang dirilis media, menepis kabar adanya perusakan tempat ibadah atau gereja. Menurutnya, bangunan yang dirusak merupakan rumah singgah yang diduga dijadikan tempat ibadah.
Kendati demikian pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.(hrp)

Baca Juga:  ISI Membawa Delegasi Pengusaha Malaysia ke Medan,Memperkuat Kerja Sama Bisnis dan Pengembangan Ekonomi

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD

Berita Terbaru