Medan,telusurSUMUT.com-Bencana banjir besar Kota Medan sejak Kamis 27 November 2025 lalu, telah merendam ribuan rumah dan warga harus mengungsi di tempat yang tidak terdampak banjir.
Masyarakat panik, selain harta benda mereka hanyut juga terancam kelaparan.Atas kondisi tersebut warga terpaksa mengungsi ke berbagai tempat yang tidak terdampak banjir.
Dari amatan Minggu (30/11/2025).
Salah satunya,rumah Ketua IKA PMII Sumut H Ance, di Jalan Kolonel Yossudarso, Kelurahan Titipapan Medan, menjadi salah satu tempat penampungan warga, mulai dari lantai atas hingga bawah, serta grasi mobil dijadikan tempat menampung.
Dengan kondisi tersebut Ance yang juga tokoh masyarakat Sumut ini menyediakan makanan dan minuman disiapkan baik dari pribadi serta swadanya masyarakat berupa mie instan dan telur ayam.
Hari kedua banjir, kata Ance yg juga mantan ketua DPW PKB sumut, sudah persedian logistik termasuk kehabisan air bersih, grak cepat kordinasi dengan Danramil Medan Deli, Hendri yang baru menjabat tiga hari di Medan Deli, minta bantuan Air bersih dan 3 unit mobil Damkar diturunkan ke lokasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk ke Mesjid Al Abror yang juga menampung masyarakat yang mengungsi.
Melihat situasi di lapangan yang sudah kesulitan makan, Danramil Medan Deli, mengupayakan donasi bantuan makanan dan alhamdulillah untuk makan siang dan makan malam warga dapat terpenuhi sementara.
Ance yang juga alumni pesantren tak mau berspekulasi soal banjir, menurutnya peristiwa ini, adalah kehendak Allah, kita sebagai hambanya, menerima dengan iklas, dan ini juga bagian dari penguatan kebersamaan, solidaritas,yang kaya membantu yang susah, yang rumahnya tidak kena banjir dijadikan penampungan warga”sebutnya.
Dalam pantauan, tidak hanya menampung masyarakat yang mengungsi, pengendara sepena motor yang terjebak banjir di titip di rumah Ketua IKA PMII sumut itu, ada belasan sepeda motor, pemiliknya jalan kaki pulang, karena mau menyelamatkan keluarganya.
Kedepan kita harus tetap waspada biar tidak panik menghadapi banjir, dan para donasi dan pemerintah keadaan banjir jangan di politisir.
Harpan saya semoga musibah ini segera berlalu dan aktipitas warga kembali normal,”harapnya.(hrp)














