Deliserdang,telusurSUMUT.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Deliserdang Dr H Saripuddin Daulay berharap Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfiz Ulumul Qur’an Sei Rotan Deliserdang kelak menjadi ikon di Kabupaten Deliserdang.
Harapan tersebut disampaikan pada acara peresmian Masjid Al Ikhlas dan asrama putri Yayasan Darul Tafsir Ponpes Tahfiz Ulumul Qur’an, Sabtu (9/5/2026).
“Ponpes Tahfiz Ulumul Qur’an kita harapkan menjadi Ikon di Kabupaten Deliserdang umumnya di Sumatera Utara”harap Saripuddin Daulay.
Keluarga besar Kemenag Kabupaten Deliserdang sangat mendukung bagaimana Ponpes ini terus eksis.
Maka apa yang diperlukan terkait regulasi dan lainnya selagi menjabat di Kemenag kita berikan kemudahan dan dukungan. Sebab, selain hubungan struktural juga kita memiliki hubungan batin erat dengan pihak pimpinan Ponpes Tahfiz ulumul Qur’an.
Maka suatu kewajiban bagi saya untuk mengawal keberadaan dari Ponpes Tahfizh ulumul Qur’an ini.”jelasnya.

Apalagi perlu kami sampaikan bahwa akhir-akhir ini lagi viral pondok pesantren terkait imej kurang baik di dunia pesantren.
Memang itu ada, tetapi sejauh ini kita lihat terus diviralkan di media sosial, ini tujuannya apa supaya pendidikan pesantren buruk dimata masyarakat bahkan dunia.
Apalagi saat ini presiden Prabowo melalui kementerian Agama, membuat struktur dan nomenklatur baru yakni Direktorat Pondok Pesantren. Ini tujuannya bahwa negara hadir di Ponpes melalui kementerian Agama, karena itu banyak orang yang iri. Apalagi tidak semua orang senang hadirnya pondok pesantren.
Maka kita tidak heran hal-hal kecilpun di Pesantren bisa dibesa-besarkan apalagi berkaitan dengan kekerasan serta lainnya.
Oleh karena itu, sudah tegas disampaikan Menteri Agama bahwa sudah melakukan proses hukum sesuai peraturan UU. Bahwa pelaku kekerasan di dunia pendidikan tidak hanya di dunia pesantren tetapi diseluruh dunia pendidikan tidak membenarkan adanya hal semacam tersebut.
Apalagi santri-santri yang dididik di dunia pesantren adalah generasi emas bangsa Indonesia.
Maka saya sampaikan bersyukur dan banggalah bisa menempuh di dunia pendidikan pesantren.
Karena tidak semua bisa hadir di pesantren, tetapi anak-anak kami saat ini khususnya di Ponpes Tahfizh ulumul Qur’an masuk sebagai santri dan santriwati sudah termasuk dijalur yang tepat.
Apalagi dengan diresmikan mesjid dan asrama saat ini, tidak lain untuk mendukung dan memberikan kenyamanan dalam menuntut ilmu di dunia pesantren.”pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Ponpes Tahfizh Ulumul Qur’an KH. Sutan Syahrir, MA, Kapolsek Percut sei tuan, Camat Percut Sei Tuan, Pewakif dan donatur, ketua-ketua BKM serta tamu undangan penting lainnya.(hrp)














