Diduga Dibecking OKP, Mafia Tanah Garap Tanah yang Sudah Dikuasai Masyarakat

Rabu, 5 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deliserdang,telusurSUMUT.com-Sekitar 50 hektar lahan eks PTPN II di Dusun I Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, yang sebelumnya sudah diserahkan pada masyarakat dan ormas keagaman, diduga digarap paksa oleh mafia tanah dengan diduga dibecking oknum organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Deliserdang.

Informasi yang dihimpun, mafia tanah dengan beckingan ketua OKP tersebut sudah berlangsung sejak November 2024.
Mereka menggarap lahan seluas tersebut dengan dalih ketahanan pangan (ketapang).

Padahal lahan tersebut sudah diserahkan pada masyarakat dan organisasi keagamaan di Kabupaten Deliserdang.

“Dulu memang ada informasi diserahkan pada NU sebidang tanah di area tersebut, tetapi ceritanya bagaimana belum dapat saya pastinya “Kata Sekretaris NU Deliserdang Khairul Anwar pada wartawan,Rabu (5/2).

Pun demikian, saya koordinasi dulu pada pengurus sebelumnya terkait keterangan tanah tersebut”ucapnya.

Disoal tanah itu sudah digarap para mafia tanah dan ia juga belum tau persis “Intinya kita koordinasi dulu sama pengurus sebelumnya bagaimana statusnya.
Kalau memang itu benar adanya sudah ada diserahkan pada NU kita akan diperjuangkan”tegasnya.

Sementara informasi lain yang diperoleh para oknum mafia tanah menggarap tanah tersebut dengan dalih ketahanan pangan dengan membentuk kelompok Tani, kemudian dia menggarap dengan menanam padi, dengan dibiayai oleh oknum pengusaha barang bekas (botot). kemudian menggandeng OKP untuk membentengi usaha mereka.

“Kita mau aparat hukum segera bertindak, sebelum terjadi konflik antara masyarakat, apalagi kasus ini sudah pernah dilaporkan ke polisi”kata salah seorang warga Desa Sena, yang enggan ditulis namanya.(hrp).

Baca Juga:  4 Hari Terendam Banjir Warga Desa Sena Keluhkan Belum Dapat Bantuan

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD

Berita Terbaru