Medan,telusurSUMUT.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi kuat dan solid yang punya daya membentuk dan memutar arah perjalanan demokrasi.
Tak perlu dipublikasi seberapa besar kekuatan itu, tapi sudah di minati banyak orang disetiap kotestasi.
Hal ini dikatakan Ketua IKA PMII Sumut, H Ance SAg dalam siaran pers pada wartawan,Jumat (15/11/2024).
” pada 20 Tahun terakhir kader-kader PMII telah beradaptasi dengan iklim demokrasi yang cendrung terbuka dan bertarung dengan konpetensi sumberdaya manusia.”sebutnya.
Sebab, kader PMII sejak Mapada,Kaderisasi disetiap level fokus pada pembinaan potensi sumberdaya manusi dengan landasan zikir, pikir dan amal soleh. Ini adalah kombinasi antara pemikiran dan perbuatan dengan keyakinan yang kokoh,
Bermodalkan prinsif yang kuat dan istiqomah,tambahnya.
Maka kader-kader PMII muncul dimana-mana dan beraneka warna warni, ada yang hijau, ada yang kuning, ada yang merah ada biru dan seterusnya, semua tersentral dalam satu wadah PMII dengan sebutan “Sahabat”.
Oleh karena itu kata Ance,potensi besar ini tak akan terpecah, karna sudah menyatu dengan ikatan ikrar “tidak akan meninggalkan PMII dalam situasi dan kondiai apapun”pungkasnya.(hrp).














