Komunita #UangKita Kembali Sambangi Bea Cukai Kuala Namu

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deliserdang,telusurSUMUT.com-Kantor Bea Cukai Kuala Namu kembali menerima kunjungan dari Komunita Regional Medan dalam kegiatan Komunita Visit Bea Cukai Part II dengan tema “Guarding Borders, Shaping Economic Resilience”. Selasa (12/8/2025).

Komunita atau Komunitas #UangKita merupakan wadah kolaborasi generasi muda bentukan Kementerian Keuangan yang bertujuan membangun pemahaman tentang pengelolaan keuangan negara, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kepemimpinan menuju Indonesia Maju 2045.

Kunjungan ini merupakan kali kedua Komunita hadir di Bea Cukai Kuala Namu setelah kegiatan serupa pada Desember 2024. Rombongan disambut oleh Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai VI, Rudi Aji Hermawan, yang mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Namu.

“Kami sangat senang dapat menyambut Komunita di Kantor Bea Cukai Kuala Namu untuk kedua kalinya. Kehadiran generasi muda yang penuh semangat ini menjadi momen berharga untuk berbagi pengetahuan mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai diantaranya mengawasi arus impor dan ekspor barang sekaligus memberikan pelayanan optimal untuk kelancaran perdagangan.

Peran ini menjadi pilar penting dalam membentuk ketahanan ekonomi Indonesia.” ujar Rudi dalam sambutannya.
Rangkaian acara dimulai dengan penyampaian materi mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, memerangi perdagangan ilegal, serta memberikan pelayanan kepabeanan dan cukai yang optimal. Peserta juga mendapatkan edukasi terkait tips menghindari modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.

“Terdapat beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai seperti pengiriman hadiah kepada korban, penipuan berkedok online shop, hingga lelang palsu.” sebut Sulis Andy Utama selaku pemateri.

“Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi, apalagi jika disertai ancaman atau iming-iming hadiah dan barang dengan harga fantastis. Pastikan selalu berkomunikasi melalui nomor resmi Bea Cukai,” tegas Sulis Andy.

Baca Juga:  Pelantikan Presiden, Paslon 02 Hamsir-Purba Ajak Masyarakat Jalan Santai dan Nobar

Sesi materi dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang membahas tantangan dan inovasi di bidang kepabeanan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan tur edukatif ke terminal kargo dan terminal kedatangan internasional. Peserta menyaksikan langsung proses pemeriksaan barang, koordinasi pengawasan, serta pemanfaatan teknologi. Momen menarik terjadi saat demonstrasi pemeriksaan barang terlarang oleh anjing pelacak Bea Cukai.

Melalui kunjungan ini, anggota Komunita mendapatkan pengalaman langsung mengenai peran Bea Cukai sebagai garda terdepan perbatasan sekaligus mitra strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.

“Kami baru tahu kalau proses kerja Bea Cukai ternyata sangat kompleks. Tapi yang bikin kagum, pelayanan para pegawainya sangat baik, transparan, dan selalu memberi penjelasan dengan detail. Ke depannya kami berharap Bea Cukai makin baik dan Komunita makin paten.” ungkap salah satu peserta Komunita.

Sebagai penutup kegiatan, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Sunissan, menyampaikan, “Kami berharap kunjungan ini dapat memberi dampak positif bagi para anggota Komunita. Semoga wawasan dan pengalaman yang diperoleh dapat menambah pengetahuan, membuka perspektif baru, dan menginspirasi generasi muda untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.”(hrp)

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD

Berita Terbaru