Tak Terima Tanah Ulayat Diserobot Mafia Tanah,Masyarakat Desa Nagasaribu Unjuk Rasa ke Kantor DPRD

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paluta,telusurSUMUT.com-Ratusan massa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Naga Saribu (MPN) berunjuk rasa ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) (15/12).

Dalam Unras tersebut mereka meminta DPRD agar segera bentuk pansus supaya memanggil para pihak yang diduga telah memperjualbelikan tanah Ulayat mereka tersebut. Mereka mengatakan tanah Ulayat mereka telah diperjualbelikan kepada orang luar dan sekitar 200 Ha lebih sudah di buka.

Bahkan sadisnya lagi dari lahan yang dibuka oleh oknum terduga mafia tanah tersebut selain tanah Ulayat tanah masyarakat yang sudah jadi hak milik juga tak mereka perdulikan.
“Mereka (Terduga mafia tanah) tak perduli semua diserobot walaupun sudah di peringatkan,” sebut para pengunjuk rasa.

Sementara menurut regulasinya ada aturan khusus tentang Tanah Ulayat, yaitu UU No. 5/1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) dan PP No. 24/1997 tentang Pendaftaran Tanah.

Kalau tanah Ulayat diperjualbelikan tanpa izin dan persetujuan dari masyarakat adat, bisa jadi tidak sah dan melanggar hak-hak masyarakat adat. Masyarakat adat bisa menggugat keadilan untuk mempertahankan hak-hak mereka.

Untuk itu, jika permasalahan tersebut tak diselesaikan bisa berisiko konflik dengan masyarakat adat kalau tanah Ulayat diperjualbelikan tanpa prosedur yang tepat. Jadi, perlu hati-hati dan teliti sebelum melakukan transaksi tanah Ulayat.

Selang Unras tersebut berlangsung ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar tampak langsung menanggapinya. Ia berjanji dan mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang oknum oknum yang di duga terlibat.

Agar lebih komprehensif dan kondusif Usai menjawab aspirasi massa MPN tersebut Ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar langsung membuka forum di ruang rapat anggaran kantor DPRD.

Baca Juga:  Bobby Nasution Bersama Hamsiruddi Siregar Diupah-upah Serta Didoakan Ulama

Setelah mendengarkan aspirasi masyarakat kembali dengan teliti Mula Rotua Siregar juga kembali menyampaikan bahwa Melalui Satuan tugas Pemkab Paluta mula Rotua Siregar akan segera memanggil semua oknum yang terlibat dan sesegera mungkin melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Percayakanlah kepada kami, kami tidak akan banyak cakap, masyarakat jangan khawatir mudah mudahan masalah tanah Ulayat ini bisa terselesaikan secepatnya dengan baik,” sebutnya meyakinkan.

Setelah sepakat ratusan massa yang tergabung dalam MPN tersebut langsung membubarkan diri masing-masing dengan tertib.(Hrp)

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD

Berita Terbaru