Teguhkan Moderasi Melalui Penguatan Deteksi Dini Konflik Keagamaan

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deliserdang,telusurSUMUT.com-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang melalui Seksi Bimas Islam menyelenggarakan kegiatan Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, di Aula Kantor Kemenag,Rabu (25/6/2025).

Kegiatan ini dibuka Kakan Kemenag Deli Serdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, dan diinisiasi langsung Kasi Bimas Islam.

Acara ini dihadiri oleh para kepala seksi dan penyelenggara, dengan total peserta berjumlah 40 orang yang terdiri dari 11 Kepala KUA Kecamatan, 14 Penyuluh Agama Islam, 8 perwakilan dari ormas/lembaga keagamaan Islam, 1 dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Dharma Wanita Kemenag Deli Serdang Ny. Ermida Saripuddin Daulay, Ketua BAZNAS Deli Serdang, dan 4 orang dari tim Humas Kemenag.

Kakan Kemenag menyampaikan bahwa konflik sosial tidak hanya berdimensi agama, tetapi juga bisa muncul dari aspek budaya, politik, dan ekonomi. Namun demikian, dalam konteks Kementerian Agama, tugas utama adalah mendeteksi konflik sosial yang berdimensi keagamaan.

“Konflik sosial dan keagamaan itu ibarat dua sisi mata uang. Nilai-nilai agama memuat nilai-nilai sosial, begitu juga sebaliknya. Ketika keduanya bergesekan, di situlah kita harus hadir sebagai alarm dini,” tegas kakan.

Kakan Kemenag juga menekankan bahwa gesekan antarindividu, kelompok, maupun organisasi yang bernuansa agama harus segera diantisipasi melalui deteksi dini yang cermat dan sistematis. Menurutnya, semua upaya ini bermuara pada penguatan moderasi beragama yang menjadi salah satu nilai utama dalam Asta Protas Kementerian Agama. “Moderasi beragama itu tidak statis. Seperti iman, ia naik turun. Oleh karena itu, harus terus dipelihara dan diteguhkan,” tambahnya.

Ia kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak. “Jangan kita baru hadir setelah konflik membesar. Siapkan sistem dan koordinasi sejak awal. Siapkan payung sebelum hujan,” pungkasnya.

Baca Juga:  INALUM Bersama Komisi XII DPR RI dan BUMN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Utara

Ketua Panitia kegiatan, Hj. Heldiana Susi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama tentang sistem peringatan Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, serta Keputusan Dirjen Bimas Islam Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan Islam.

Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh DIPA Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Deli Serdang dan Surat Kepala Kantor tentang penetapan panitia, peserta, dan narasumber. Tujuan utama kegiatan ini adalah menggali, menghimpun, mendiskusikan, serta merekomendasikan upaya pencegahan dan penguatan sistem deteksi dini terhadap konflik keagamaan secara efektif, efisien, komprehensif, dan berkelanjutan.

Materi inti disampaikan oleh Kasi Bimas Islam, H. Mulia Banurea, yang membahas urgensi membangun sistem deteksi dan cegah dini konflik secara menyeluruh dan berjenjang. Materi merujuk pada data dan praktik baik Kemenag dari berbagai wilayah, yang menekankan pentingnya peran penyuluh agama, tokoh lintas iman, serta ormas keagamaan sebagai agen resolusi konflik.

Dikesempatan itu juga menguraikan peta isu pemantik konflik antar dan intra agama di Indonesia, seperti ekspresi keagamaan, konflik rumah ibadah, hingga penyesatan ajaran. Langkah-langkah identifikasi, verifikasi, dan pengolahan data dijelaskan sebagai bagian dari pendekatan strategis yang berbasis kolaborasi dan analisis komprehensif.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pendekatan mediasi, dialog, serta pentingnya membangun sistem komunikasi keagamaan yang humanis dan damai.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang membagi peserta menjadi tiga kelompok, masing-masing membahas strategi pencegahan konflik, penghentian konflik, dan pemulihan pascakonflik. Diskusi berlangsung antusias, diwarnai dengan tukar pengalaman lapangan yang saling memperkaya.

Suasana FGD berjalan penuh keterbukaan dan menghargai perbedaan pandangan. Setiap kelompok menghasilkan rekomendasi nyata yang dapat diterapkan di wilayah kerja masing-masing, baik dalam konteks pelayanan masyarakat maupun pemberdayaan tokoh-tokoh keagamaan sebagai agen resolusi konflik.

Baca Juga:  KTNA Serukan Mitigasi Kekeringan: Optimalisasi Pompa Air, Varietas Tahan Kering, dan Perkuat Sinerji

Menutup kegiatan, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat sistem peringatan dini berbasis kolaborasi lintas sektor, serta sebagai implementasi konkret Asta Protas Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan dan memperkuat jejaring moderasi beragama di tengah masyarakat Kabupaten Deli Serdang.(hrp)

 

Berita Terkait

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi
Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO
Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara
87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim
Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD
“Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli” Raih Juara 1 IN-Journal Chapter II
Sekilas Tentang Sepak Bola di Padang Bolak dari Masa ke masa
Bangun Indonesia dari Desa, Ketua DPD AKSI Sumut Ajak Kepala Desa Sukseskan KDKMP sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Kemenag-Sekolah Tinggi Konghucu MoU Program Bahasa Mandarin Lingkungan Madrasah, Dr H Saripuddin Daulay: Bahasa Mandarin Pintu Lapangan Kerja Diera Globalisasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:56 WIB

Dari Lahan Jagung Seraya Menanam Literasi Keimigrasian, Imigrasi Yogyakarta Bangun Benteng Desa Cegah Dini TPPO

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

Sekilas Tentang Desa Batu Mamak, di Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:03 WIB

87.000 Bibit Mangrove INALUM terus Dirawat, Benteng Hijau Pesisir Sumut Lawan Abrasi dan Iklim

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kopri PKC PMII Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD

Berita Terbaru